Kekerasan Berbasis Gender

KEKERASAN BERBASIS GENDER (Prof. Dr. Louise Gandhi – Lapian)

Makna pengertian kekerasan berbasis gender (dikutip dari paparan-paparan dari Konperensi Regional di Bangkok) adalah :

– Kekerasan yang melibatkan pria dan perempuan, korbannya pada umumnya perempuan

– Yang timbul karena hubungan kekuasaan antara gender pria dan gender perempuan yang timpang

– Yang berkembang antara lain karena status subordinasi perempuan dalam masyarakat yang patriarkhis

– Dalam masyarakat yang patriarkhis, banyak budaya, kepercayaan tradisional, norma dan institusi sosial melegitimasi kondisi sub-ordinasi ini, yang menyebabkan kekerasan terhadap perempuan dilanggengkan.

PATRIARKHI DAN KEKERASAN BERBASIS GENDER

Patriarkhi adalah setiap sistem sosial yang menerima dominasi pria terhadap perempuan dan kontrol pria terhadap seksualitas perempuan. Sistem ini diciptakan dan dilanggengkan pria, sehingga pria mau pun perempuan dalam masyarakat tersebut menganggapnya sebagai kodrat alamiah melalui tradisi, budaya, kepercayaan, norma, dan lembaga sosial. Dominasi dan kontrol ini merupakan akar penyebab kekerasan terhadap perempuan. Hubungan yang tidak adil dan setara ini, baik di ranah domestik mau pun publik, telah menimbulkan faktor-faktor yang menambah dan memperparah kekerasan terhadap perempuan, yaitu :

– Faktor ekonomi yang mengakibatkan feminisasi kemiskinan, karena pekerjaan perempuan sering dianggap kurang bernilai, dan kesempatan kerja perempuan hampir selalu berada di sektor yang berpenghasilan rendah

– Faktor politik dan hukum, seperti ketentuan hukum (adat, agama dan negara) yang diskriminatif terhadap perempuan sehubungan dengan waris serta hak milik, dan hukum yang memberikan kepada pria kontrol terhadap seksualitas perempuan.

– Kepercayaan budaya, yang mendidik anak untuk berperilaku menurut peran gender yang berlaku, percaya bahwa pria lebih penting dari perempuan, dan berhak mengontrol seksualitas perempuan.

Perspektif gender

Uraian berikut ini bertitik tolak dari pendapat UNIFEM (The United Nations Development Fund for Women) mengenai perspektif gender.

Perspektif gender :

1. Membedakan antara istilah “seks”yaitu pembedaan biologis dan kodrati antara pria dan wanita, sedangkan “gender” yaitu pembedaan peran, atribut, dan sikap tindak atau perilaku, yang dianggap masyarakat pantas untuk pria dan wanita. Jadi membedakan pria dan wanita menurut seksnya, adalah pembedaan secara biologis dan kodrati, seperti wanita mengalami haid, mempunyai rahim dan payudara serta wanita mengandung, melahirkan dan menyusui, sedangkan pria mempunyai penis dan sperma. Membedakan gender pria dan gender wanita bukan kodrati, melainkan tumbuh dan berkembang dalam masyarakat, seperti, pria itu perkasa, bekerja di ranah public, sebaliknya wanita itu lemah lembut, bekerja mengurus rumah tangga. Dikatakan bukan kodrati, karena ada wanita yang juga dapat perkasa, bekerja di ranah publik, demikian pula pria dapat lemah lembut, bekerja mengurus rumahtangga dsb.

2. mengacu dan merujuk pada status dan kedudukan pria dan wanita, serta ketidaksetaraan yang merugikan wanita dalam kebanyakan masyarakat, dan bahwa kenyataan ini bukan hanya ditentukan secara biologis tetapi secara sosial.

3. mengakui bahwa penilaian rendah atau kurang terhadap peran-peran wanita, memarginalisasi wanita dari hak memiliki, mengakses, menikmati dan mengontrol atas harta keluarga atau harta benda perkawinan seperti tanah, rumah, dan penghasilan, serta sumber non-material seperti waktu untuk mengembangkan diri sendiri, partisipasi dalam bidang politik.

4. mempertimbangkan interaksi antar gender dan kategori sosial lain, seperti kelas, suku. Ada ungkapan bahwa istri dari buruh yang hidup di bawah upah minimum, adalah budak dari seorang budak.

5. meyakini bahwa karena ketidaksetaraan gender terkondisi secara sosial, oleh karena itu dapat diubah baik dalam tingkat individual maupun dalam tingkat sosial, ke arah keadilan (justice), kesebandingan atau kepatutan (equity) dan kemitraan antara pria dan wanita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: